Graha Bintoro Corp, Casamora Square, Jl. Sirsak, Jagakarsa Jakarta Selatan 12630
Layanan 7 hari 24 jam
Breadcrumb Image
Penyebab Lantai Kolam Renang Licin dan Cara Mengatasinya
Beranda Blog Penyebab Lantai Kolam Renang Licin dan Cara Mengatasinya
Penyebab Kolam Licin
06 Mar 2024  /  by Web Admin   /   0 Comments

Sering kali kita menemukan lantai kolam renang terasa licin dan berlumut, hal ini wajar terjadi sebab kolam renang merupakan tempat menampung air. Akan tetapi beberapa orang justru terlalu abai untuk memperhatikan kondisi lantai kolam dan mengakibatkan lantai tersebut lebih cepat terasa licin.

Ada beberapa penyebab yang dapat menimbulkan lantai menjadi licin dan berlumut, contohnya seperti berikut.

Daftar Isi

Penyebab Mengapa Lantai Kolam Renang Menjadi Licin

Penyebab Lantai Kolam Licin
Image: topntp26 - freepik.com

1. Kebersihan Kolam Tidak Terjaga

Penyebab yang paling umum terjadi adalah karena kebersihan kolam yang tidak terjaga sehingga akan membuat ar ph dalam air tidak seimbang. Sampah-sampah dan juga kotoran yang ada di dalam kolam tersebut membuat ph yang tidak seimbang dan mengakibatkan lantai kolam ditumbuhi lumut.

Lumut-lumut yang tumbuh oleh akibat kolam yang tidak bersih menyebabkan lantai kolam menjadi licin. Oleh karenanya, apabila Anda tidak ingin lantai kolam menjadi licin sebaiknya jaga selalu kebersihan kolam renang dari kotoran maupun sampah. 

2. Adanya Perubahan Cuaca

Kondisi cuaca juga dapat memengaruhi terjadinya lantai kolam menjadi licin terutama pada saat cuaca sering hujan. Air yang terus bertambah di dalam kolam menyebabkan kadar ph menjadi tidak stabil sehingga menyebabkan lumut akan mulai tumbuh.

Selain itu, air hujan yang bercampur di dalam kolam akan menghilangkan bahan kimia hilang. Bahan kimia ini yang berfungsi untuk menjaga kestabilan ph air. Apabila ph sudah tidak seimbang, maka akan membuat lantai menjadi licin.

3. Kadar pH yang Tinggi

Lantai kolam renang terjaga apabila jumlah ph dalam air seimbang, artinya tidak kekurangan dan tidak kelebihan. Ph berfungsi untuk menjaga kestabilan kondisi air dan mencegah lumut untuk tumbuh.

Apabila kadar ph dalam air terlalu tinggi, akan menyebabkan lumut tumbuh lebih cepat. Hal ini yang akan membuat lantai menjadi licin karena berjamur. Selain itu, lantai juga akan terlihat berwarna hijau oleh sebab hadirnya lumut tersebut.

Cara Merawat Kolam Renang

Merawat Kolam Renang
Image: lunopark - freepik.com

1. Bersihkan Kerak Pada Dinding Kolam Secara Rutin

Masalah kerak yang membandel pada dinding dan lantai kolam renang merupakan salah satu faktor yang menyebabkan kolam terlihat kotor. Kerak biasanya dapat dari kotoran-kotoran yang menempel dan tidak dibersihkan.

Cara mengatasi kerak pada dinding adalah dengan rutin menyikatnya menggunakan cairan pembersih seperti karbol. Anda dapat melakukannya ketika menguras air kolam dan menyikat kerak hingga bersih. 

2. Bersihkan Filter Secara Teratur

Penggunaan filter memang sangat berguna untuk membantu membersihkan kolam renang. Filter secara otomatis akan membersihkan kolam dan membuat air menjadi jernih. Selain itu, filter juga berfungsi untuk menyerap kotoran-kotoran yang masuk ke dalam air kolam.

Akan tetapi, penggunaan filter tentu juga memiliki perawatannya. Penggunaan filter secara terus-menerus akan membuatnya kotor, sehingga perlu dilakukan pembersihan secara teratur. Agar air dalam kolam tetap terlihat jernih, sebaiknya ganti media pasir di dalam filter secara berkala.

3. Jaga Kadar pH Air Kolam

Ph dalam air berfungsi untuk menjaga kestabilan kualitas air kolam renang. Melakukan pengecekan secara berkala terhadap kadar ph air juga merupakan salah satu bentuk merawat kolam renang.

Pada umumnya, kadar ph air yang stabil berada di kisaran 7.4. Oleh karenanya, untuk menjaga angka ph tetap pada porsinya, selalu lakukan pengecekan dengan menggunakan test kit atau juga pengukur ph.

Tips Mengatasi Lantai Kolam yang Licin

Lantai Kolam Renang
Image: evgeniasheidt - freepik.com

1. Menggunakan Sistem Filtrasi Dengan Tepat

Menjaga lantai kolam renang agar tetap bersih perlu dilakukan dengan menambahkan filter. Filter berguna untuk menjaga kejernihan air kolam  sehingga perlu diperhatikan perawatan dan pemasangannya.

Agar lantai tidak licin, pastikan pemasangan filter sesuai dengan prosedur. Sistem filter akan berguna dengan sempurna apabila dilakukan dengan tepat. 

2. Menanam Pohon di Sekitar Kolam Renang

Menanam pohon di sekitar kolam renang dapat membantu mengurangi potensi lantai menjadi licin. Sebab, pohon berfungsi untuk menghalangi sinar matahari masuk ke dalam kolam secara berlebihan.

Alga atau ganggang akan cepat tumbuh karena sinar matahari langsung yang masuk. Alga atau lumutlah yang menyebabkan lantai menjadi licin. Akan tetapi, usahakan untuk memilih pohon yang tidak mudah rontok, sebab daun-daun tersebut justru akan mengotori kolam.

3. Menggunakan Obat Kolam Renang untuk Perawatan

Cara paling efektif untuk mencegah lantai kolam renang licin adalah dengan menggunakan obat kolam renang. Obat ini berfungsi untuk menjaga kadar ph di dalam air sehingga mencegah timbulnya lumut.

Apabila Anda berencana untuk menggunakan obat berbahan kimia sebagai pembersih kolam renang, sebaiknya lakukan sesuai prosedur dan takaran. Sebab, hal ini untuk menghindari kadar penggunaan dosis yang salah.

Rekomendasi Desain Keramik untuk Lantai Kolam Renang

Desain Keramik Lantai Kolam
Image: ilovehz - freepik.com

Membangun kolam renang tentulah harus memperhatikan penggunaan keramik yang dipilih, hal ini bukan tanpa alasan. Melainkan, lantai pada kolam akan sangat berpengaruh terhadap kelicinan ketika mendapatkan air.

Ada beberapa jenis keramik yang bisa dijadikan sebagai pilihan untuk digunakan untuk lantai pada kolam renang:

1. Glass Pool Tiles

Rekomendasi yang pertama ada glass pool tile atau keramik dengan serat kaca. Jenis keramik ini terbuat dari serat kaca pasir yang diberi pewarna. Efek yang dihasilkan dapat membuat lantai terlihat jernih dan juga berkilau. Strukturnya yang padat dan tidak berpori membuatnya dapat memantulkan cahaya.

Oleh karena bahannya yang berasal dari serat kaca pasir membuat jenis keramik ini menjadi tahan terhadap tekanan air, suhu panas, maupun dingin dengan skala yang tinggi.

Jenis keramik ini cukup bandel dari terkena paparan bahan kimia dan juga kotoran-kotoran yang membandel. Akan tetapi, pemasangan keramik tentu haruslah hati-hati, sebab apabila terjadi kesalahan biaya perbaikan yang cukup besar.

2. Keramik Mosaik

Rekomendasi yang kedua merupakan salah satu jenis keramik yang sering ditemukan di lantai kolam renang pada umumnya. Keramik mosaik biasanya dibuat dengan paduan gradasi warna dengan motif-motif tertentu. 

Keramik ini termasuk jenis yang kuat menahan tekanan air dan tidak mudah pecah. Paling sering ditemui, keramik mosaik pada kolam renang memiliki warna biru. Warna ini dipilih untuk memberikan visual air jernih pada kolam.

3. Keramik Batu Alam

Jenis keramik terakhir yang bisa digunakan untuk lantai kolam adalah desain batu alam. Desain ini memberikan efek alami pada kolam renang karena penggunaan batu-batuannya.

Biasanya keramik ini memiliki warna natural seperti abu-abu ataupun coklat. Berbeda dengan dua jenis keramik sebelumnya. Jenis keramik ini memerlukan perhatian yang lebih terhadap perawatan dan kebersihannya.

Desain keramik yang tidak merata apabila tidak dibersihkan secara rutin akan menimbulkan jamur dan juga lumut tumbuh. Pori-pori yang cukup besar ini memiliki potensi kotoran akan tertinggal dan menyebabkan lantai menjadi menghitam.

Penyebab lantai kolam renang licin berasal dari hal-hal yang sederhana seperti kurangnya kebersihan kolam. Sehingga, pada saat Anda menjaga kolam renang sebaiknya selalu periksa kondisi lantai maupun dinding kolam renang agar lumut-lumut tidak tumbuh secara merata. Periksa juga kadar ph air apakah sudah pas atau belum.

Bila Anda butuh bantuan dalam perawatan kolam renang, hubungi Bintoro Pool solusinya!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Archive
April 2024
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930